Upacara Pengibaran Bendera HUT RI ke-81 di Balai Pekon Waluyojati Berlangsung Khidmat, Dihadiri Seluruh Unsur Masyarakat

18 Agustus 2026
JENI FERDIANSYAH
Dibaca 14 Kali
Upacara Pengibaran Bendera HUT RI ke-81 di Balai Pekon Waluyojati Berlangsung Khidmat, Dihadiri Seluruh Unsur Masyarakat

Waluyojati - Pringsewu - Pemerintah Pekon Waluyojati menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 Tahun 2026. Upacara berlangsung khidmat di halaman Balai Pekon Waluyojati pada pagi hari.

‎Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Pekon Waluyojati Gunawan dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Suasana penuh semangat nasionalisme terlihat sejak pengibaran sang saka merah putih diiringi lagu Indonesia Raya.

‎Upacara ini dihadiri oleh berbagai unsur dan tokoh masyarakat, yaitu:

‎1. Ketua BHP dan Anggota 

‎2. Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Praja Binmas 

‎3. Perangkat Pekon Waluyojati

‎4. Ketua RT se-Pekon Waluyojati

‎5. Ketua Penggerak PKK dan Anggota  

‎6. Ketua LPM dan Anggota

‎7. Ketua GAPOKTAN dan Kelompok Tani 

‎8. Pendamping Lokal Desa

‎9. Pendamping PKH

‎10. Pengurus Koperasi Merah Putih  

‎11. Pengurus BUMDesa Pekon

‎12. Bidan Desa 

‎13. Kader se-Pekon Waluyojati

‎14. Penyuluh Pertanian  

‎15. Karang Taruna

‎16. Kepala Sekolah dan Dewan Guru SDN 1, SDN 2, MI Annur, PAUD Latifah, TK Bina Lestari

‎17. Sesepuh dan Mantan Kepala Pekon  

‎18. Mahasiswa KKN STIT Pringsewu dan STIT Tanggamus

‎19. Panitia Pemilihan Kepala Pekon

‎20. Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda Pekon Waluyojati

‎Dalam amanatnya, Kepala Pekon Gunawan mengajak seluruh warga untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penguat semangat gotong royong dalam membangun pekon. “Kemerdekaan ini kita isi dengan kerja nyata. Mari kita jaga persatuan, tingkatkan pelayanan, dan wujudkan Waluyojati yang maju dan sejahtera,” pesannya.

‎Kepala Pekon dalam kesempatan itu juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh elemen. Sementara perwakilan mahasiswa KKN STIT Pringsewu dan Tanggamus turut menjadi petugas upacara, sebagai bentuk pengabdian di masyarakat.

‎Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa, sesi foto bersama kepada pekon, dan ramah tamah, dan makan nasi tumpeng bersama.

‎Dengan dihadirinya seluruh unsur mulai dari perangkat pekon, lembaga, sekolah, hingga kader dan kelompok tani, upacara ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pekon dan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.